Bahayakah Rokok Elektrik untuk Kesehatan?

16-11-2016 | , | Admin

Rokok elektronik atau rokok elektrik sudah jadi trend baru di tengah masyarakat saat ini. Bahkan sudah banyak yang pindah ke rokok elektrik karena menganggap cara merokok seperti ini aman dan lebih trendi, tanpa mengurangi rasa merokok tembakau itu sendiri. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah rokok elektrik aman?

Menurut Craig Youngblood, presiden perusahaan pelaksana rokok elektrik InLife, ciptaan buatannya lebih aman daripada rokok tembakau. Ia berulang menyebutkan rokok elektrik bebas polusi sedang tak berbau karena melahirkan uap, bukan asap.

Namun, Norman Edelman, kepala medis dari American Lung Association mengatakan bahwa pernyataan bahwa rokok elektrik lebih aman belum cukup valid karena efek jangka panjang rokok elektrik belum diuji secara klinis.

Para peneliti di University of South California menemukan bahwa walaupun rokok elektrik mengandung beberapa logam beracun lebih tinggi ketimbang rokok biasa, rokok elektrik secara keseluruhan adalah pilihan yang lebih aman.

Sebagian instansi internasional dan nasional turut memberikan tanggapan mengenai tingkat keamanan dan peredaran rokok elektrik.

World Health Organization (WHO)

WHO merilis sebuah laporan berisi anjuran untuk tidak menggunakan rokok elektrik di dalam ruangan karena produk ini bisa mengeluarkan racun seperti rokok biasa. Meski tidak mengeluarkan asap, uap rokok elektrik yang mengandung zat kimia berbahaya juga dapat menimbulkan polusi udara. WHO juga menganjurkan untuk tidak menjual rokok elektrik kepada orang-orang di bawah usia 18 tahun.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)

Begitu pula di Indonesia, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah memperingatkan masyarakat bahwa rokok elektrik yang beredar di pasaran adalah produk ilegal dan belum terbukti keamanannya. Menurut BPOM, rokok elektrik mengandung nikotin cair dan bahan pelarut propilen glikol, dieter glikol, dan gliserin. Jika semua bahan itu dipanaskan akan menghasilkan senyawa nitrosamine. Senyawa tersebut dapat menyebabkan kanker.

Bahayakah Rokok Elektrik untuk Kesehatan?Apa Saja Kandungan Rokok Elektrik?

Rokok elektrik atau lumrah lagi disebut bersama peraturan pengiriman nikotin elektronik (ENDS) merupakan kiat penguap bertenaga baterai yg mampu menonjolkan sensasi misalkan merokok tembakau. Tampilannya saja ada yg menyerupai rokok juga ada terus yg dirancang bersalah. Rokok elektrik mula-mula kali dipatenkan oleh apoteker mulai sejak Tiongkok, Hon Lik, pada th 2003. Setelah itu dipasarkan di Tiongkok di thn 2004 lewat perusahaan Golden Dragon Holdings (Saat ini bernama Ruyan).

Di dalam rokok elektrik terselip tabung berisi larutan cair yang Bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung nikotin, propilen glikol, gliserin, sedang perasa. Larutan ini dipanaskan, setelah itu muncul uap jujur asap. Kaum perusahaan menjual cairan perasa tertentu. Antara lain perasa mentol/mint, karamel, buah-buahan, kopi, atau cokelat.

Nikotin

Nikotin merupakan zat yang terdapat pada daun tembakau. Nikotin berfungsi  sebagai obat perangsang dan memberikan efek candu. Itulah sebabnya banyak perokok yang sulit berhenti merokok.

Propilen Glikol

Propilen glikol merupakan cairan senyawa organik yang tidak berbau dan tidak berwarna, namun memiliki rasa agak manis. FDA atau Lembaga Pengawas Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat telah menyatakan bahwa senyawa ini aman jika digunakan dalam kadar rendah.

Gliserin

Gliserin adalah cairan kental tidak berbau dan tidak berwarna. Zat ini sering digunakan pada perpaduan formulasi farmasi. Cairan manis yang dianggap tidak beracun ini sering pula dipakai oleh industri makanan. Gliserin berfungsi sebagai pengantar rasa dan nikotin dalam penggunaan rokok elektronik.

Hingga kini status keamanan rokok elektrik terpenting yang dampak jangka panjangnya terus diperbincangkan di karenakan klaim dari Produsen belum sepenuhnya terbukti. Separo penelitian terserang bahwa rokok elektrik bisa memicu inflamasi dekat badan, bengkak paru-paru kembali meningkatkan risiko asma, stroke dan ihwal jantung. Langkah paling baik yg dapat kamu lakukan yaitu menghindari factor yg belum teruji kebenarannya. Alangkah baiknya kalau andabisa sepenuhnya tak tergantung di nikotin kembali zat apa hanya.


Keywords : Bahaya Rokok Elektrik, Kandungan Rokok Elektrik, ,

Rokok elektronik atau rokok elektrik sedang menjadi fenomena baru di tengah masyarakat Indonesia. Banyak yang beralih ke rokok elektrik karena menganggap cara merokok seperti ini aman dan lebih trendi, tanpa mengurangi kenikmatan merokok tembakau itu sendiri. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah rokok elektrik aman?

Info Terkait : Bahayakah Rokok Elektrik untuk Kesehatan?